Belajar menolak memang agendaku tahun ini. Bisa dilihat di misiku di 2011. Aku sengaja agendakan biar tau ukuran kemampuanku dalam menolak ajakan, tawaran, dan permintaan.
Memang benar menjadi yes man itu baik, seperti di dalam film "Yes Man" yang diperankan oleh komedian, Jim Carey..
Dalam hal ini, aku belajar menolak segala ajakan, tawaran, dan permintaan yang menjauhkanku dari tujuanku. Aku belajar mempraktekkan ilmu-ilmu pengembangan diri yang aku peroleh dari mentor-mentor kehidupanku. Salah satunya tentang fokus yang pernah aku muat di blog ku ini. Bukankah sebaik-baik hasil adalah hasil dari bertindak, bukan berpikir tanpa tindakan...?
Dan sungguh, Allah begitu cepat memberiku latihan menolak ini. Dalam satu minggu ini, ada tiga tawaran dan ajakan yang kudu aku tolak. Meskipun itu menggodaku, tapi aku kudu ingat kembali tujuan dan janjiku pada diriku sendiri. Kasihan ah kalo aku jadi munafik pada diri sendiri.
Memang, saat aku mulai mempraktekkan untuk menolak atau mengatakan tidak, terasa di hatiku begitu tidak nyaman dengan orang-orang tersebut. Namun aku kembalikan lagi ke pengalaman diriku setiap aku ditolak orang. Banyak pelajaran yang aku peroleh yaitu, pertama saat aku terasa sakit karena ditolak, itu karena aku menaruh harapan kepadanya. Namun dari situ aku belajar bahwa menaruh harapan itu hanya pada Allah saja. Orang yang kita minta bantuan, kita ajak dan yang kita tawarkan hanyalah jalan dari turunnya pertolongan Allah. Toh pertolongan Allah bisa datang dari mana saja.
Kedua, penolakan yang aku terima adalah proses belajar untuk merasakan "tangan" Allah dalam meringankan perkerjaanku. Saat aku sudah sangat merasakan "tangan" Allah itu ada dan bisa aku "genggam", maka tumbuhlah keyakinanku akan sifatNya yang Maha Penolong.
Ketiga, penolakan mereka adalah wujud ketidak sempurnaan manusia, karena tidak semua manusia memiliki kemampuan menolong urusan kita.
Keempat, dengan penolakan itu aku jadi belajar mengenal diriku, mengenal Tuhanku, dan mengetahui kemampuanku dalam menyelesaikan sesuatu. Aku jadi mengetahui bahwa sudah ada alat dan perlengkapan yang telah Allah berikan di dalam diriku yaitu berupa potensi. Jadi bertambah tau deh aku akan potensiku dan kian terasah deh potensiku...
No comments:
Post a Comment