Bangun tidur tadi pagi, tenggorokanku terasa sangat sakit mencekik tenggorokan. Akhirnya, inilah puncak sakit tenggorokanku yang sudah ku rasakan sejak dua hari lalu.
Kemarin, sebetulnya tenggorokan sudah terasa sakit, badan lemes, kepala pusiiiinnnggg tapi tidak ku hiraukan, karena aku harus mengerjakan semua amanah dan janjiku hingga malam.
Hari ini, aku tidak ingin cuek atas pertanda yang ada di dalam diriku. Aku putuskan setelah ngajar (praktikum) di jam pertama, aku izin pulang. Sesampainya di rumah, Ibuku langsung memijit leher dan punggungku.
Ibuku dikaruniai kemampuan memijit hingga penyakit yang di derita atas izin Allah bisa hilang. Ibuku memijit menggunakan teknik pernafasan. Segera Ibu mengambil minyak zaitun lalu beliau memijitku.
Wow...pijitan Ibu memang maknyusss. Alhamdulillah.. wajahku yang tadinya kusam dan tak nyaman dilihat, kini Alhamdulillah kembali segar karena darah sudah mengalir lancar ke wajahku..
Setelah dhuhur, insya Allah aku ingin istirahat, memaksimalkan penyembuhan untuk hari-hari selanjutnya siap action! Alhamdulillah ya Allah.. "Maka nikmatMu yang manakah yang akan aku dustakan..?".
Dua kenikmatan yang sering dilupakan dan melenakan adalah nikmat sehat dan waktu lapang. Wallahu'alam bishawab.
No comments:
Post a Comment