Friday, December 17, 2010

Aku Maniak Belajar

"O...pantesan orangnya masih muda, bahasanya gak enak dibaca, bolak-balik diulang-ulang terus", kalimat itu keluar dari bibir seorang sahabat yang mengomentari sebuah novel yang sedang aku pegang. Blep! kata-katanya itu menohok dadaku. Aku jadi merasa kata-kata itu untuk aku. Aku langsung teringat blog ku ini, blog kesayanganku.

pembelajar sejati
Aku memang bukan seorang penulis dan belum pernah menulis sebelumnya kecuali menulis buku diary. Setidaknya aku  bersyukur karena aku mulai berani menulis di kawasan publik. Sungguh luar bisa perjuanganku dalam mengalahkan rasa malu ku, rasa ketidak percayaan diriku saat aku mau mempublishkan tulisan-tulisanku, selalu saja ada pikiran yang seolah-olah meyakinkanku bahwa tulisanku tidak layak untuk di publish.

Ah...ternyata itu hanya gangguan "negative thinking" yang ada di kepalaku. Buktinya, saat aku mulai dan telah berani menulis apapun di kawasan publik, aku malah keasikan menulis. Bahkan aku gak peduli tulisanku bermutu atau gak, kata-katanya tersusun atau acak-acakkan, alurnya maju atau mundur, dikomentarin ini atau itu, apapun, aku gak peduli. Aku lepaskan semua beban biar aku bisa menuangkan apa yang ada di kepala.

Learning Performance Index

Memang, masih sering aku mengalami "loosing bridge", atau kehilangan jembatan dari satu ide ke ide lainnya. Masih sering apa yang ingin aku sampaikan tidak tersampaikan dengan baik atau bahkan tidak tersampaikan sama sekali. Hehe...

Apapun yang sedang aku alami, aku menerimanya sebagai proses pembelajaranku. Sungguh, aku sangat menyukai yang namanya belajar. Aku maniak belajar. Aku sungguh-sungguh menikmati belajar. Belajar adalah kebebasan, ekspresi dan eksistensi bagiku. Belajar adalah kenikmatan yang selalu dapat dirasakan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.

Manusia Pembelajar


Apakah kamu menangkap pesan/ide yang aku tuliskan..?

Selamat belajaaaarrr.... :)

-Yuldi Ais-

2 comments:

  1. thats it's me :)

    sama teh, rahma pun merasakan yg sama
    tp ternyata,,kalo sudah mencoba,,beban itu terukir dgn indah dan tak akan pernah terlukiskan setiap baitnya,,berjuta makna :)

    mari terus menulis dan menyampaikan "cinta2" indah untuk kebaikan, dunia dan akhirat :)

    ReplyDelete
  2. Hai Rahma.. :)

    Yuk, kita terus menulis.. smg bisa mnjadi warisan abadi yang membawa kebaikan dunia dan akhirat. Dengan menulis, kita juga berupaya menabung investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir. Bukankah satu dari tiga pahala yang terus mengalir itu adalah ilmu yang bermanfaat? :)

    Yuks kita lanjutkan menulis... ;)

    Thank you ya Ma udah mampir dan komen di blog ku.. ditunggu karya2 selanjutnya.. :)

    ReplyDelete