![]() |
| pembelajar sejati |
Ah...ternyata itu hanya gangguan "negative thinking" yang ada di kepalaku. Buktinya, saat aku mulai dan telah berani menulis apapun di kawasan publik, aku malah keasikan menulis. Bahkan aku gak peduli tulisanku bermutu atau gak, kata-katanya tersusun atau acak-acakkan, alurnya maju atau mundur, dikomentarin ini atau itu, apapun, aku gak peduli. Aku lepaskan semua beban biar aku bisa menuangkan apa yang ada di kepala.
![]() |
| Learning Performance Index |
Memang, masih sering aku mengalami "loosing bridge", atau kehilangan jembatan dari satu ide ke ide lainnya. Masih sering apa yang ingin aku sampaikan tidak tersampaikan dengan baik atau bahkan tidak tersampaikan sama sekali. Hehe...
Apapun yang sedang aku alami, aku menerimanya sebagai proses pembelajaranku. Sungguh, aku sangat menyukai yang namanya belajar. Aku maniak belajar. Aku sungguh-sungguh menikmati belajar. Belajar adalah kebebasan, ekspresi dan eksistensi bagiku. Belajar adalah kenikmatan yang selalu dapat dirasakan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.
![]() |
| Manusia Pembelajar |
Apakah kamu menangkap pesan/ide yang aku tuliskan..?
Selamat belajaaaarrr.... :)
-Yuldi Ais-



thats it's me :)
ReplyDeletesama teh, rahma pun merasakan yg sama
tp ternyata,,kalo sudah mencoba,,beban itu terukir dgn indah dan tak akan pernah terlukiskan setiap baitnya,,berjuta makna :)
mari terus menulis dan menyampaikan "cinta2" indah untuk kebaikan, dunia dan akhirat :)
Hai Rahma.. :)
ReplyDeleteYuk, kita terus menulis.. smg bisa mnjadi warisan abadi yang membawa kebaikan dunia dan akhirat. Dengan menulis, kita juga berupaya menabung investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir. Bukankah satu dari tiga pahala yang terus mengalir itu adalah ilmu yang bermanfaat? :)
Yuks kita lanjutkan menulis... ;)
Thank you ya Ma udah mampir dan komen di blog ku.. ditunggu karya2 selanjutnya.. :)