"Dek, nanti pulang dari pasar, tolong belikan minyak goreng 2L dua bungkus, dan roti tawar ya,, belinya di "X"maret atau "Y"mart aja ya..", pinta Ibuku tadi siang. Sesuai amanah dari beliau, pulang dari pasar aku menuju ke mart yang diminta Ibuku. Aku bingung, pilih "Xmaret" atau "Ymart" ya..? hmm...perasaan malas langsung menyerangku, aku paling mualesssss buangettt kalo beli di toko diminta bayar parkir oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yaitu tukang parkir dadakan entah datang darimana, apa alasannya meminta uang parkir ke kita yang menggunakan fasilitas dari si empunya toko untuk masuk ke kantongnye sendiri. aneh!
Arrrggh....kemampuanku memutuskan tiba-tiba hilang. Aaarrggh...aku harus tetap memilih antara "X"maret atau "Y"mart?! kedua toko waralaba dengan warnanya masing-masing ini memang sering berada berdekatan, kenapa tohhh...? Aku pelankan laju kendaraanku saat mulai mendekati "X"maret, pelan dan semakin pelan laju kendaraan ku kendarai, aku lihat, "eh,si Mas itu tukang parkir atau penunggu konsumen ya..? hmm...spertinya beliau sedang menunggu sodara/istrinya belanja di dalam", gumamku dalam hati.
Perlahan kakiku menginjak rem, tanganku mengarahkan setir untuk berbelok ke kiri dan parkir di tempat yang mudah dilihat dari dalam. Ow...ternyata si Mas itu memang sedang menunggu istrinya. Eits, lihat, di dinding itu ada papan dengan tulisan "Parkir Gratis!". Haha...hatiku langsung plong,, semangatku beli pesanan Ibuku kembali membara, karena saking membaranya membuatku ingin memadamkannya dengan es. Hehe...iya,aku beli es krim coklat favoritku! Yach...hitung-hitung "ongkos" jalan. Haha... :D
Ow...senangnya parkir gratis menambah keceriaan hatiku di tengah siang yang cerah dan panas ini! hatiku ademmm... tanganku juga adem, karena megang es krim. Hehe...
Btw, sampe saat ini, aku masih belum bisa rela ditarik uang parkir oleh tukang parkir "liar", karena disaat kita mampir ke sebuah tempat, lahan parkir di sana adalah fasilitasnya. Aku baru bisa rela dan senang membayar parkir jika parkir itu parkir resmi, yang memang dibuat sistemnya oleh pengelola tempat tersebut, karena jelas dikemanakan distribusi uang tersebut. Dan paling bete nih, kalo cuma datang ke suatu tempat, gak sampe lima menit tapi diminta parkir. Buehhh....males bangetttt, asli!.
Sering, aku sering menolak membayar parkir "liar", dan sering disumpah serapahi oleh tukang parkir. Sejauh ini, aku "tuli" akan sumpah serapah mereka. Aku masih belum bisa rela aja membayar sesuatu yang bukan hak mereka! Ya Allah ya Rabbi, semoga Engkau membukakan hatiku untuk mau mengerti kondisi mereka dan mau rela membayar parkir ke mereka meski itu bukan hak mereka mendapatkan uang dari lahan parkir bukan milik mereka. Ya Allah, hamba hanya masih belum mengerti kenapa ini terjadi, hampir di mana-mana di tempat yang selama ini hamba kunjungi, sering menemukan tarikan parkir tidak resmi. Astaghfirullahaladzim...
No comments:
Post a Comment