"Eh Mbak, aku ko "feel familiar" ya dengan Mbak!", tanya ku lewat chatting. Iya, aku memang ngerasa familiar dengan Mbak Vemi, sejak awal aku bertemu dan berkenalan dengan beliau. Bukan karena wajahnya mirip dengan siapa, bukan! Tapi feelingku mengatakan ko aku spertinya kenal dengan Mbak ini ya,, ko hatiku ngerasa klop dengan beliau ya,,,
Perlahan jawaban feeling ku terjawab. Pertama aku lihat dari alamat emailnya yang mencantumkan kode jurusan kuliahnya. Aku tau itu kode jurusan kuliah dan aku tebak beliau alumni ITB. Aku nebak karena sebagian teman2ku yang kuliah di ITB mcantumkan kode jurusan mereka di alamat emailnya.. Kedua, di fb nya ada mutual friend beliau yang aku kenal dekat, Diah.
Aku : Mbak Vemi, kenal Mbak Diah di mana..?,
(tanyaku penasaran)
Mbak Vemi : Ow,,dia teman kosanku wktu di kidang pananjung
Aku : Kidang pananjung, cisitu lama, Dago?
Mbak Vemi : Iya.
Aku : aku juga temen kosannya Mbak Diahhh... :D
awal tahun 2005 aku mulai ngekos di situ..
Mbak Vemi : ow,,aku thn itu baru keluar dari kosan itu,,
Aku : iya, dan aku yang nempatin kamar Mbak Vemi!!
Mbak Vemi : Oya??? kamar yang gede itu...?
Aku : Iya, yg gede yg di atas itu...!
Aku dan Mbak Vemi : Hahahaha..... :D ternyata kita satu kosan toh...!!! ckckck... Subhanallah,,, :D
Tuch kan, kejawab sudah "feeling familiar"ku ke Mbak Vemi. Ternyata, kami satu keluarga "Babes family". Babes adalah nama kosanku di Cisitu Lama, Dago Bandung. Aku ngekos di kamar yang baru ditiinggal oleh penghuninya, ya Mbak Vemi ini penghuninya. Aku lupa nama beliau meski Mbak Diah pernah sekilas mjelaskan Mbak Vemi, karena meja gambarnya selama kuliah di arsitek ITB masih ada di ruang tamu. Haha... Subhanallah Mbak,, akhirnya kita ketemu juga ya meski tdk pernah ada niat ketemu... :)
Ternyata, kamanapun kita pergi dan berada, Allah selalu menyatukan dan mengumpulkan kita dengan orang2 yang setipe. So, bertemanlah dengan siapa aja friend,, bergaulah dng mereka yg bukan dari geng kita, karena Allah kan mempertemukan kita dengan orang yang tepat untuk kita tanpa kita bayangkan sbelumnya. Siapa tau orang di luar sana lebih tepat untuk kita daripada geng kita sendiri. Kini aku semakin yakin dengan Allah. Allah itu bener2 ada! bener2 nyata keberadaaNnya, pertolonganNya. Dan, feeling itu salah satu petunjuk Allah untuk mengetahui teman mana yang layak untuk kita jadikan sahabat dan mana yang hanya sebatas teman.
Ya Allah ya Rabbi, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. Aamiin.
No comments:
Post a Comment